Pages - Menu

Sunday, April 29, 2012

Tutorial: Lomo Tone Like Instagram

Lomography
Sudah pernah dengar istilah ini? Kalau sudah, berarti anda sudah termasuk di area "gahol". Selamat! Karena dewasa ini trend Lomo sedang menjamur di dunia fotografi anak muda "gahol" seperti saya berkat adanya Instagram aplikasi edit foto untuk iPhone dan Android. Mungkin banyak yang berpikir kalau Lomo itu adalah teknik foto yang dikuning-kuningin + dihijau-hijauin + dibiru-biruin + dicoklat-coklatin (seperti foto "tempoe doeloe") seperti yang terlihat pada Instagram. Tapi hey! Itu tidak benar! Tapi ya bener juga sih. Karena pada kenyataannya foto seperti itulah yang dihasilkan oleh Instagram. Namun sebenarnya bukan itu arti dari Lomography. Jadi apa sebenarnya Lomography itu?!!! (tenang.. tenang..). Mari kita bahas:

Lomography adalah sebuah bagian dari fotografi, fotografi menggunakan sebuah kamera khusus yang disebut dengan kamera lomo. Lomo adalah singkatan dari Leningradskoye Optiko Mechanichesckoye Obyedinenie (Leningrad Optical Mechanical Amalgamation) merupakan sebuah pabrik lensa yang berada di St. Petersburg, Rusia yang memproduksi lensa untuk alat-alat kesehatan (seperti untuk lensa mikroskop), alat-alat persenjataan, dan lensa kamera. Meski lahir di Rusia, perkembangan kamera lomo jauh lebih pesat di Austria. Di Austria perkembangan lomografi sangatlah pesat karena lomografi merupakan suatu trademark komersil untuk produk-produk yang berkaitan dengan fotografi yaitu Lomographische ag. Lomografi dapat kita sebut dengan seni kreasi murni karena kita dapat memotret suatu obyek dengan kamera manual yang apa adanya. Meskipun alat ini masih tergolong berteknologi sederhana, namun kita dapat menghasilkan foto yang unik dan berbeda dari foto pada umumnya.

Teknik Lomography
Lomography adalah sebuah fenomena dalam fotografi. lomografi menabrak segala aturan yang ada, meninggalkan aturan-aturan baku dalam fotografi. lLmografi memiliki banyak jenis kamera, tapi semuanya memiliki konsep yang sama, jangan pedulikan aturan. Sementara dalam fotografi konvensional, banyak aturan-aturan baku yang harus dipatuhi, seperti speed, shutter, dll. Lomo itu bebas kita dituntut untuk memotret dengan fun. Berbeda dengan kamera biasa seperti SLR yang membutuhkan teknik-teknik tertentu, lomo tekniknya itu bebas. Hasilnya sangat subyektif. Apa pun hasilnya, itulah lomo. Orang tertarik ikut lomo karena tidak ada keterbatasan. Kita kadang bisa membidik lewat viewfinder atau bisa bagaimana saja karena tidak ada batasan yang mengikat. Untuk sementara tinggalkan sejenak teori-teori fotografi dan mari kita mencoba menggunakan lomografi. Hasil yang didapat juga tak pernah bisa diduga. Inilah bukti kamera bisa bekerja dengan cara yang berbeda. Inilah pemberontakan terhadap teknologi tinggi dan high definiton dalam fotografi.fotografi memang dapat menghasilkan foto yang bagus,sementara lomografi menghasilkan gambar yang unik.

Contoh Kamera Lomo


Lomo Underwater

Instagram Style Lomo Tone with Photoshop Tutorial
Setelah mengetahui sedikit banyak tentang Lomography, terlepas dari mengikuti aturan Lomo yang benar atau tidak, saya akan share sedikit tentang cara mengedit foto anda agar terlihat seperti Instagram tanpa menggunakan Instagram (in case anda ingin terlihat gahol seperti saya tapi ga punya iPhone atau Android). Tak perlu minder, saya memberikan tutorial ini karena saya bernasib sama dengan anda. Jadi saya berusaha mencari cara untuk mengatasinya, Photoshop akan menolong kita untuk tetap eksis di dunia pergaholan.
Mari mulai:

Langkah 1: Buka file gambar untuk di edit. Ini adalah foto puppy tetangga saya (PENTING).

  
Langkah 2: Pilih Window > Channels. Pilih Red Channel.

Langkah 3: Setelah Red Channel di klik, gunakan Brightness/ Contrast tool untuk mendapatkan warna yang diinginkan. Semakin tinggi Contrast, semakin kuat effect gambar yang dihasilkan.


Langkah 4: Ulangi langkah 3 untuk Green dan Blue Channel.

Langkah 5: Pilih RGB Channel untuk dapatkan hasil Lomo.

Langkah 6: Pilih Filter > Distort > Lens Correction. Di tab Costum, ubah setting Vignette untuk membentuk kawasan gelap di setiap sudut.


Langkah 7: Bermainlah dengan warna untuk mendapatkan warna sesuai keinginan. Pilih Image > Adjustment > Photo Filter. Atau Image > Adjustment > Color Balance.

Langkah 8: Klik kanan pada layer foto, pilih Blending Options > Stroke. Berikan frame hitam. Finish!


Wednesday, August 24, 2011

Tuberculous Meningitis (Radang Selaput Otak Tuberculous)

Mungkin anda baru mendengar nama jenis penyakit ini. Atau mungkin sudah tahu banyak tentang penyakit ini. Di sini saya hanya ingin share tentang pengalaman ketika saya menderita penyakit ini. Untuk lebih jelasnya, pertama-tama saya akan memberi gambaran sedikit tentang Tuberculous Meningitis (Radang Selaput Otak Tuberculous).

Berbagai penyakit dapat menyerang susunan saraf pusat. Salah satunya adalah peradangan pada selaput otak, yang sering disebut sebagai meningitis. Meningitis merupakan penyakit susunan saraf pusat yang dapat menyerang semua orang. Di Inggris, dilaporkan bahwa 3000 orang terkena meningitis setiap tahunnya, baik dewasa maupun anak-anak. Dilaporkan juga bahwa satu dari sepuluh orang yang menderita meningitis akan meninggal, dan sisanya akan sembuh dengan meninggalkan kecacatan (www.meningitis.org). Berbagai faktor dapat menyebabkan terjadinya meningitis, diantaranya infeksi virus, bakteri, dan jamur. Yang saya derita adalah salah satu meningitis yang disebabkan oleh bakteri, yakni meningitis tuberkulosis.

Meningitis tuberkulosis merupakan peradangan pada selaput otak (meningen) yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Penyakit ini merupakan salah satu bentuk komplikasi yang sering muncul pada penyakit tuberkulosis paru. Infeksi primer muncul di paru-paru dan dapat menyebar secara limfogen dan hematogen ke berbagai daerah tubuh di luar paru, seperti perikardium, usus, kulit, tulang, sendi, dan selaput otak.

Saat itu saya baru pulang dari jalan-jalan dengan teman. Begitu sampai di rumah, saya mulai merasa pusing. Saya berpikir bahwa itu hanya pusing biasa karena kecapekan atau mungkin gejala flu. Tapi keesokan harinya pusing itu tidak kunjung hilang. Saya coba minum Panadol dan Decolgen, hampir 3 hari berturut-turut, tapi yang ada justru makin menjadi. Sampai di hari ketujuh, saya coba ke klinik dekat tempat kos. Dokter umum itu bilang saya pusing karena kecapekan. Merasa tidak puas, saya coba ke klinik dekat rumah saya. Kemudian saya diminta tes darah, hasilnya saya positif tipes. Kemudian dokter memberi saya obat, tapi itu tidak membuat saya menjadi lebih baik.

Malamnya, tiba-tiba saya merasakan sakit kepala yang amat sangat hebat. Keesokan harinya saya ke Rumah Sakit Puri Cinere, sampai akhirnya saya dirujuk ke Dokter Saraf (Dr. Eko) dan Dokter Paru (Dr. Cecil). Untuk memastikan bahwa saya terkena meningitis atau tidak, dokter melakukan pungsi lumbal yaitu pengambilan cairan otak melalui tulang belakang. Ternyata hasilnya positif meningitis. Akhirnya saya dirawat selama kurang lebih 2 bulan di rumah sakit.

Di rumah sakit, saya mengalami sedikit guncangan jiwa (lebaayyyy..). Karena tidak ada sedetik pun tanpa rasa sakit, tambah lagi ga ada pacar yang menemaniku siang dan malaaammm huhuhu (mulai melenceng). Yang saya rasakan, seluruh badan saya sakit mulai dari kepala sampai ujung kaki. Tangan bergetar, mata menjadi jereng, keseimbangan berkurang, muntah terus menerus, dan yang paling saya tidak bisa tahan adalah sakit kepala yang tidak pernah berhenti setiap hari. 

Tapi selama saya sakit, banyak sekali dukungan serta support dari teman-teman, kerabat, terutama keluarga. Hal itu membuat saya yang tadinya hampir menyerah, menjadi semangat kembali. Dengan rutin menjalani pengobatan dan melakukan terapi sendiri, sekarang saya sudah kembali sehat dan normal. Saya yakin ini semua karena mukjizat Tuhan, pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat :) Terima kasih juga untuk seseorang yang selama ini menjadi sumber semangat saya, he always brighten my days ^^

Enakei

This is my first posting and I would like to share about Enakei. For the first time I saw a beautiful drawing focused to a girl holding some kind like heart stuff and put it in front of her right wink eye. That was enchanted me. And I was starting to looking for that girl's picture, surfing in websites. Then finally I found it, it is Enakei. Enakei is the name of drawing designed by a Korean illustrator's named Park Suran (박수란). She is a student of Kingston University, London. She also designing webskin for Cyworld Minihompi (Mini Homepage). I think she is famous enough in Korea. Her art works have been publicized in lots of Korean magazines. Enakei, they display girly figures, quite charming, giving them a more romantic style. The sketches of Enakei, are divided in 2 categories. One of them, which bares the name, includes full bodies girly sketches, usually traveling to European Countries or to promote ladies wear and accessories. The second and most important category is Jennie Enakei. In this, are displayed, exclusively the heroine’s portraits. Therefore we can say with certainty that we deviate from cartoon and we enter the world of art. The particular portraits are accompanied by key-phrases which describe the mentality of heroine. Is important to mention, that for the development of Enakei, the role of the models are taken over by well-known Korean Models.
More information you can find here: www.enakei.com

These are some of Enakei and Jennie Enakei images: